Ketua dan Sekretaris Wilayah IGI NTB Ikuti Munas IV IGI di Jakarta
JAKARTA, IGI NTB— Ketua Wilayah Ikatan Guru Indonesia (IGI) Nusa Tenggara Barat, Nengah Istiqomah, bersama Sekretaris Wilayah IGI NTB, Halil Subagiono, mengikuti Musyawarah Nasional (Munas) Ikatan Guru Indonesia (IGI) Ke IV yang digelar di Hotel Mercure Ancol, Jakarta. Kegiatan akbar organisasi profesi guru tersebut berlangsung selama tiga hari, mulai 16 hingga 18 Januari 2026.
Munas IV IGI diikuti oleh 355 peserta yang merupakan utusan Pengurus Pusat, Pengurus Wilayah, dan Pengurus Daerah IGI dari seluruh Indonesia. Munas ini menjadi forum tertinggi organisasi dalam menentukan arah kepemimpinan serta merumuskan kebijakan strategis IGI untuk periode mendatang, sejalan dengan tema yang diusung, “IGI Berkualitas, Guru Cerdas, Indonesia Emas.”
Ketua Wilayah IGI NTB, Nengah Istiqomah, menyampaikan bahwa Munas IV IGI bukan sekadar agenda organisasi, melainkan juga menjadi ruang pembelajaran karakter bagi para guru. Menurutnya, dinamika yang terjadi selama Munas merupakan bentuk nyata praktik nilai-nilai kesabaran, keikhlasan, dan ketangguhan.
“Momentum Munas IV ini merupakan bagian dari praktik uji kesabaran, keikhlasan, dan ketangguhan bagi guru. Guru bersama IGI secara tidak langsung belajar berdemokrasi untuk menjadi pemimpin yang visioner, paling tidak menjadi pemimpin bagi peserta didik saat mengajar di kelas,” ungkap Nengah Istiqomah.
Ia juga memberikan apresiasi tinggi kepada panitia pelaksana dan seluruh peserta Munas yang menunjukkan komitmen luar biasa selama kegiatan berlangsung.
“Kami mengapresiasi kerja keras panitia yang tanpa kenal waktu dan lelah, termasuk para peserta yang konsisten bertahan di ruang sidang hingga azan Subuh berkumandang. Ini bukti dedikasi dan kecintaan terhadap organisasi,” tambahnya.
Senada dengan itu, Sekretaris Wilayah IGI NTB, Halil Subagiono, menilai Munas IV IGI sebagai bentuk pembelajaran demokrasi yang sehat bagi para guru dari berbagai daerah di Indonesia.
“Ini adalah bagian dari pembelajaran demokrasi sehat dari guru-guru hebat, dari Sabang sampai Merauke, sesuai tema Munas IV ‘IGI Berkualitas, Guru Cerdas, Indonesia Emas’,” ujarnya.
Menurut Halil, demokrasi sehat mengajarkan pentingnya kecerdasan emosional, pengorbanan, serta kesiapan menerima hasil keputusan bersama.
“Demokrasi sehat berarti membangun kecerdasan emosional, berjuang penuh pengorbanan, dan siap menerima risiko kalah atau menang. Pilar-pilar demokrasi inilah yang patut kita hargai dan teladani,” tegasnya.
Untuk diketahui dalam Munas IV IGI tersebut, juga dilaksanakan pemilihan Ketua Umum Pengurus Pusat IGI. Berdasarkan hasil Munas, Danang Hidayatullah kembali terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Guru Indonesia (PP IGI) Periode 2026–2031.
Pada tahap awal pemungutan suara bakal calon Ketua Umum PP IGI, diperoleh hasil sebagai berikut: Danang Hidayatullah meraih 102 suara, disusul Hibatun Wafiroh dengan 32 suara, Irawan memperoleh 9 suara, Siti Amalia 4 suara, Nanang 1 suara, Joko Susilo 1 suara, serta Saleh Angsagpotan 1 suara. Hasil tersebut mengantarkan calon-calon yang memenuhi syarat ke tahap pemilihan akhir.
Pada pemilihan final melalui mekanisme voting, Danang Hidayatullah kembali unggul dengan perolehan 232 suara. Sementara itu, Irawan memperoleh 49 suara, terdapat 21 suara tidak sah, serta 53 peserta tidak menggunakan hak pilihnya. Dengan demikian, total suara sah, tidak sah, dan abstain berjumlah 355 suara, sesuai dengan jumlah peserta Munas.
“Selamat atas terpilihnya Mas Danang. Semoga Allah SWT memberikan petunjuk dan keberkahan dalam mengemban amanah memimpin IGI ke depan,” Amin.


Posting Komentar untuk "Ketua dan Sekretaris Wilayah IGI NTB Ikuti Munas IV IGI di Jakarta"