Rakor dan Bukber Pengurus IGI NTB di SMAN 9 Mataram, Bahas Konsolidasi Organisasi
Mataram – Pengurus wilayah Ikatan Guru Indonesia (IGI) Nusa Tenggara Barat menggelar rapat koordinasi (Rakor) yang dirangkaikan dengan kegiatan buka puasa bersama pada Jumat, 6 Maret 2026 pukul 19.00 WITA bertempat di SMAN 9 Mataram.
Rakor tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Wilayah IGI NTB, Nengah Istiqomah, serta Sekretaris Wilayah IGI NTB Halil Subagyo, yang pada tahun ini dipercaya sebagai Wakil Ketua Umum Pengurus Pusat IGI. Turut hadir pula beberapa pengurus wilayah dan anggota IGI yang memanfaatkan momentum bulan Ramadan untuk mempererat silaturahmi sekaligus membahas arah gerak organisasi ke depan.
Kegiatan dimulai dengan buka puasa bersama yang berlangsung hangat dan penuh keakraban. Setelah itu, rapat koordinasi dilaksanakan untuk membahas berbagai hal strategis terkait penguatan organisasi, konsolidasi pengurus, serta program kerja IGI NTB.
Perkuat Konsolidasi dan Partisipasi Pengurus
Dalam penyampaiannya, Sekretaris Wilayah IGI NTB Halil Subagyo menegaskan pentingnya konsolidasi internal organisasi agar IGI semakin aktif dan solid dalam menjalankan program-programnya.
Ia mengungkapkan bahwa beberapa waktu terakhir pengurus telah bekerja keras menyusun berbagai program kerja organisasi.
“Kita bahkan sampai tiga hari tiga malam hampir tidak tidur untuk menyiapkan berbagai program kerja organisasi. Ini menunjukkan keseriusan kita untuk terus memajukan IGI,” ujarnya.
Halil juga menyampaikan bahwa ke depan perlu dilakukan penyegaran dalam struktur kepengurusan, terutama pada bidang-bidang yang dinilai masih kurang aktif atau belum optimal.
Menurutnya, saat ini terdapat sejumlah bidang dalam kepengurusan yang perlu diperkuat agar peran organisasi dapat berjalan maksimal.
“Kita ingin ada penyegaran di beberapa bidang, terutama yang selama ini kurang aktif. Tujuannya agar organisasi ini tetap hidup dan semua pengurus bisa berpartisipasi,” jelasnya.
Ia juga mendorong pengurus daerah (PD) di kabupaten/kota untuk lebih aktif berpartisipasi dalam berbagai kegiatan organisasi, baik secara langsung maupun melalui kegiatan daring.
NTB Aktif di Tingkat Nasional
Dalam kesempatan tersebut, Halil juga menyinggung dinamika organisasi IGI di tingkat nasional, termasuk berbagai kegiatan seperti Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan program-program pusat yang melibatkan pengurus daerah.
Ia menyebut bahwa IGI NTB selama ini dikenal sebagai salah satu wilayah yang aktif dalam berbagai kegiatan organisasi di tingkat nasional.
“NTB ini termasuk wilayah yang sering dipercaya menjadi tuan rumah kegiatan nasional IGI. Itu menunjukkan bahwa daerah kita memiliki peran penting dalam organisasi ini,” ungkapnya.
Ia juga mengajak seluruh pengurus dan anggota IGI untuk terus meningkatkan kapasitas diri sebagai guru profesional.
Menurutnya, guru harus terus belajar agar dapat meningkatkan kualitas pembelajaran.
“Kita harus menjadi guru yang mau belajar sebelum mengajar. Jangan sampai kita mengajar tetapi tidak mau belajar,” tegasnya.
IGI Semakin Diperhitungkan
Sementara itu, Ketua Wilayah IGI NTB Nengah Istiqomah menyampaikan rasa syukur karena di bulan Ramadan para pengurus masih dapat berkumpul untuk memperkuat silaturahmi dan membahas program organisasi.
Ia menilai keberadaan IGI saat ini semakin diperhitungkan oleh berbagai pihak, termasuk lembaga pendidikan dan mitra strategis di bidang pendidikan.
“Banyak pihak yang mulai memperhatikan dan mempelajari organisasi kita. Mereka membaca profil kita melalui website dan berbagai kegiatan yang kita lakukan,” ujarnya.
Menurutnya, hal tersebut menunjukkan bahwa IGI semakin dipercaya sebagai organisasi profesi guru yang aktif dan kredibel.
Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan IGI tidak terlepas dari kerja keras para pengurus dan anggota di berbagai daerah.
“Kita harus terus merapikan barisan, menyatukan visi dan misi, serta melanjutkan program-program yang sudah berjalan,” katanya.
Dorong Program Pengembangan Guru
Dalam rakor tersebut juga dibahas rencana program pengembangan kompetensi guru, termasuk kegiatan uji kompetensi atau uji kemahiran berbahasa Indonesia (UKBI) bagi anggota IGI.
Program ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi guru untuk meningkatkan kemampuan sekaligus memperkuat silaturahmi antaranggota.
“Kegiatan seperti ini penting karena selain meningkatkan kompetensi guru, juga menjadi kesempatan untuk mempertemukan anggota IGI dari berbagai daerah,” ujar Nengah.
Ia berharap IGI NTB terus berkembang dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan di Nusa Tenggara Barat.
Perkuat Peran Organisasi Guru
Rakor yang berlangsung hingga malam hari tersebut diakhiri dengan diskusi bersama terkait berbagai agenda organisasi ke depan, termasuk penguatan jaringan kemitraan dan konsolidasi kepengurusan diantaranya penunjukan sementara siapa yang menjadi sekwil.
Untuk sementara waktu, pengurus IGI NTB menunjuk Arifin Hargianto, S.Pd., M.Eng, pengurus IGI dari Lombok Barat, sebagai Sekretaris Wilayah sementara guna mengisi kekosongan jabatan yang ditinggalkan Halil Subagyo.
Penunjukan ini merupakan hasil kesepakatan dalam rapat koordinasi sebagai langkah transisi sebelum dilaksanakan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) atau Musyawarah Kerja IGI NTB yang akan menentukan kepengurusan secara lebih definitif.
Dengan momentum Ramadan 1447 H yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama diharapkan dapat semakin mempererat kebersamaan di antara pengurus IGI NTB.
Dengan semangat kebersamaan dan komitmen yang kuat, para pengurus optimistis IGI NTB dapat terus berkontribusi dalam meningkatkan profesionalisme guru serta memajukan dunia pendidikan di daerah.
Redaksi oleh: Ruslan Wahid, ST (Pengurus IGI Wilayah NTB Bidang IT)

Alhamdulillah. Semangat untuk kita semua
BalasHapus