Anggota IGI NTB Ikuti Sosialisasi Empat Pilar MPR RI Berbasis Komunitas
Mataram – Ikatan Guru Indonesia (IGI) Provinsi Nusa Tenggara Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan karakter kebangsaan melalui partisipasi aktif dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI Berbasis Komunitas yang berlangsung di Hotel Lombok Garden, Kota Mataram, Kamis (11/6/2026).
Kegiatan yang digelar atas kerja sama Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) dengan IGI NTB tersebut menjadi wadah strategis bagi para pendidik untuk memperdalam pemahaman mengenai Empat Pilar Kebangsaan, yaitu Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika. Empat pilar tersebut merupakan fondasi utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang perlu terus disosialisasikan kepada seluruh elemen masyarakat, termasuk kalangan pendidik.
Berdasarkan surat undangan dari Kepala Biro Persidangan dan Pemasyarakatan Konstitusi Sekretariat Jenderal MPR RI Nomor B-222/PE.01/B-VI/SetjenMPR/06/2026 tanggal 5 Juni 2026, kegiatan ini menyasar berbagai komunitas guru seperti yang tergabung dalam komunitas NTB yang ditujukan sebagai mitra strategis dalam menyebarluaskan nilai-nilai kebangsaan kepada peserta didik dan masyarakat luas.
Sebanyak puluhan guru dari berbagai komunitas guru yang berasal dari kabupaten/kota di Nusa Tenggara Barat hadir dalam kegiatan tersebut. Peserta berasal dari sekolah dasar, sekolah menengah pertama, sekolah menengah atas, sekolah menengah kejuruan, madrasah, hingga unsur Kementerian Agama. Kehadiran para guru dari berbagai latar belakang pendidikan dan komunitas menunjukkan tingginya antusiasme komunitas pendidikan terhadap upaya penguatan wawasan kebangsaan.
Kegiatan dimulai dengan registrasi peserta yang hadir menggunakan seragam batik IGI sesuai ketentuan yang telah ditetapkan oleh Pengurus Wilayah IGI NTB. Selanjutnya peserta mengikuti rangkaian sosialisasi yang menghadirkan narasumber dari Badan Sosialisasi MPR RI.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pemaparan mengenai pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah tantangan globalisasi, perkembangan teknologi informasi, serta dinamika sosial yang semakin kompleks. Para narasumber juga menegaskan bahwa guru memiliki posisi strategis sebagai agen perubahan dan teladan dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda.
Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan sesi dialog dan diskusi yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk bertukar gagasan terkait implementasi nilai-nilai Empat Pilar MPR RI dalam dunia pendidikan. Melalui forum tersebut, para guru memperoleh berbagai perspektif baru mengenai strategi penguatan karakter peserta didik berbasis nilai-nilai kebangsaan.
Kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI ini menghadirkan sejumlah anggota Badan Sosialisasi MPR RI sebagai narasumber. Beberapa di antaranya adalah Dr. Tr. Agun Gunandjar Sudarsa, Bc.IP., M.Si., yang menjabat sebagai Wakil Ketua Badan Sosialisasi MPR RI, Putra Nababan, Habib Zakaria Bahasyim, H. Charles Meikyansah, S.Sos., M.I.Kom., Drs. Mohamad Toha, S.Sos., M.Si., Drs. H. Gandung Pardiman, M.M., Robert Joppy Kardinal, S.A.B., Hj. Himmatul Aliyah, S.Sos., M.Si., serta Hj. Evi Apita Maya, S.H., M.Kn.
Kehadiran para narasumber tersebut memberikan wawasan yang komprehensif mengenai pentingnya menjaga dan mengamalkan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.
Pada kesempatan tersebut saat dikonfirmasi Ketua Ikatan Guru Indonesia (IGI) Provinsi Nusa Tenggara Barat, Nengah Istiqomah, M.Pd., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada MPR RI yang telah memberikan ruang kepada para guru untuk mendapatkan penguatan wawasan kebangsaan melalui kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI.
Menurutnya, guru memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk karakter generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kecintaan terhadap bangsa dan negara.
“Guru merupakan garda terdepan dalam membangun karakter peserta didik. Melalui kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI ini, kami berharap seluruh anggota IGI semakin memahami nilai-nilai kebangsaan dan mampu mengintegrasikannya dalam proses pembelajaran di sekolah maupun madrasah,” ujar Nengah Istiqomah.
Ia menambahkan bahwa penguatan nilai Pancasila, semangat persatuan, penghormatan terhadap keberagaman, serta kesadaran berkonstitusi perlu terus ditanamkan kepada peserta didik sejak dini agar lahir generasi yang berkarakter, toleran, dan memiliki komitmen kuat terhadap keutuhan NKRI.
“Kami percaya bahwa pendidikan merupakan salah satu instrumen paling efektif dalam menanamkan nilai-nilai Empat Pilar. Ketika guru memahami dan mengimplementasikan nilai tersebut dalam pembelajaran, maka dampaknya akan dirasakan langsung oleh peserta didik dan masyarakat luas,” tambahnya.
Nengah juga berharap kerja sama antara MPR RI dan IGI dapat terus berlanjut melalui berbagai program edukasi kebangsaan yang menyasar guru dan tenaga kependidikan di seluruh wilayah Nusa Tenggara Barat.
Pelaksanaan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI tidak hanya memberikan tambahan wawasan bagi peserta, tetapi juga menjadi sarana penguatan kompetensi guru dalam membangun karakter siswa melalui pendidikan nilai dan budaya bangsa.
Selain itu, keterlibatan komunitas guru dalam program kebangsaan seperti ini menjadi bukti bahwa dunia pendidikan memiliki peran penting dalam menjaga keutuhan bangsa dan memperkuat semangat persatuan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia. (Lan)

Posting Komentar untuk "Anggota IGI NTB Ikuti Sosialisasi Empat Pilar MPR RI Berbasis Komunitas"